Site icon Media Investigasi Care

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan Robi Barus Adakan Kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Dan Wawasan Kebangsaan

Bagikan :

MEDIAINVESTIGASICare.id – Independen Dan Farmasi Kesehatan | Medan// Gaming.

 

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan Robi Barus.SE.MAp, adakan temu ramah dengan masyarakat dalam Kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (WASBANG ) tahun anggaran 2026, Bertempat Jalan Damar, SPT I, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah Kota Medan Sumatera Utara, Minggu  21/06/2026, dan memberi edukasi kepada masyarakat untuk mengingat pentingnya wawasan kebangsaan mengenai Ideologi Pancasila.

Robi Barus menyampaikan Pancasila Ideologi Negara (Fonding Fals) di mana Bung Karno beserta seluruh jajarannya menggodok Pancasila ini memeras inti sari dari Pancasila memakan waktu dan pikiran yang cukup panjang, terangnya.

Namun Robi Barus juga menyebutkan, Kemudian pasca reformasi. Pancasila satu atau dua dekade sudah mulai di lupakan sehingga di Sekolah ada rencana mau di hapuskan, paparnya.

Pancasila adalah Kitabnya Bangsa Indonesia dan apabila di jalankan dengan baik, Negara kita tidak ada lagi masyarakat yang miskin. Saat ini masyarakat merasakan dampaknya dengan kenaikan bahan pokok yang tidak stabil (lnflasi), sebab cukup jelas dari isi Pancasila tertuju pada sila yang terakhir, menerangkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, terang Robi Barus lagi.

Robi Barus juga menyebutkan lima tahun terakhir, Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Hj.Megawati Soekarno Putri, menjadi Ketua BPIP sewaktu di zaman Pak jokowi menjabat Presiden, tujuannya untuk mensosialisasikan secara masif guna untuk mengingatkan para Pemimpin, sebab Negara tidak pernah ada kalau tidak ada rakyatnya.

Namun hingga saat ini setelah (81) tahun merdeka, belum sepenuhnya dapat di nikmati masyarakat dan hanya di nikmati segelintir oknum atau orang, paparnya.

Robi Barus turut mengajak masyarakat untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagaimana corongnya dan bagaimana Ketuhanan Yang Maha Esa, dan juga bagaimana yang di sebut Kemanusian Yang Adil dan Beradab.

Hingga untuk saat ini yang namanya keadilan di Negara kita ini masih sensitif sekali, belum benar-benar di terapkan, sebab yang benar bisa menjadi salah bahkan kebalikannya yang salah bisa menjadi benar, tegasnya.

Robi juga menjelaskan ada beberapa sila di dalam Pancasila yang memang belum berjalan dengan baik, masih perlu Pemimpin-pemimpin yang tau akan Pancasila untuk benar-benar dapat menerapkannya.

 

 

Abd Nst


Bagikan :
Exit mobile version