Dirut PUD Pasar Diminta Fokus Ramekan Pasar Aksara Baru, PAD Bocor, Bangunan Blok Petisah Diduga Tanpa PBG Dan AMDAL

Bagikan :

MEDIAINVESTIGASICare.id – Independen Dan Farmasi Kesehatan | Medan// Opini.

 

Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Block Petisah di kawasan Pasar Petisah Kota Medan, pada Senin, 12 Oktober 2026.

Pembangunan Block Petisah di kawasan Pasar Petisah, Kota Medan mendapat sorotan dari Aliansi Wartawan Sumatera (AWAS).

Rahmadsyah dari Aliansi Wartawan Sumatera Utara (AWAS) mengatakan bahwa Konsep Membangun Blok L di Petisah terkesan di paksakan karena di bangun tanpa PBG dan Kajian Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Bangunan Blok Petisah tanpa kajian AMDAL dan tanpa PBG yang menyebabkan kebocoran PAD, jangan hanya menguntungkan investor saja tanpa memikirkan dampak lingkungan”, ungkapnya, Rabu (14/10/2026)

Lanjut Rahmat, mengatakan bahwa harusnya PUD Pasar Kota Medan fokus aja menghidupakan Pasar Aksara Baru, jangan lagi buat Blok Petisah.

“Kenapa tidak memilih Pasar Aksara sehingga tidak mengganggu pedagang yang ada tapi menghidupkan pedagang yang ada, dari pada Buat Blok Petisah tapi tak miliki Dokumen AMDAL dan PBG yang menyebabkan kebocoran PAD”, katanya.

Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media. Kondisi Pasar Aksara Baru yang berlokasi di Jalan Masjid Desa Medan Estate Kota Medan, kini memprihatinkan. Pasar modern yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp 98 Miliar dan diresmikan pada tahun 2022 itu belum berfungsi optimal dan sepi.

Pasar Aksara Baru Medan dibangun menggunakan dana APBN melalui Kementerian PUPR dengan anggaran

tahun anggaran 2020–2021 sebesar Rp94 miliar hingga Rp 97,85–98 Miliar (skema multi-years.

Pasar aksara Baru yang berada di Jalan Mesjid Desa Medan Estate,  Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang (pindah sekitar 5 km dari lokasi lama yang terbakar pada 2016.

Pasar Aksara Baru dengan spesifikasi:

• Luas lahan 6.388 m² dengan bangunan 4 lantai.

• Memiliki kapasitas ratusan kios (sekitar 859 kios/los).

• Dirancang dengan konsep green building (Bangunan Hijau).

• Peresmian: Diresmikan pada tahun 2022 oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Kementerian PUPR.

Kondisi Terkini :

• Sepi dan Terbengkalai: Berdasarkan pantauan lapangan, sebagian besar kios di pasar ini tidak beroperasi atau ditinggalkan pemiliknya karena dinilai kurang strategis, terutama pedagang di lantai atas.

 

 

Rmd


Bagikan :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *