MEDIAINVESTIGASICare.id – Independen Dan Farmasi Kesehatan | Medan// Gaming.
Suasana penuh syukur dan kebersamaan mewarnai perjalanan pelayanan Umat Katolik di Paroki Santo Fransiskus Assisi, Padang Bulan, Medan, Minggu (23/8/2026). Momentum tersebut ditandai dengan pelantikan Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan seksi-seksi untuk masa bakti 2026–2031, sekaligus menjadi penutup masa pelayanan kepengurusan periode 2021–2026.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari syukuran atas berakhirnya masa pelayanan Dewan Pastoral Paroki periode sebelumnya sekaligus dimulainya kepengurusan baru untuk lima tahun ke depan.
Pergantian kepengurusan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Uskup Keuskupan Agung Medan Nomor 717/SK/KAM/PAR-MPB/KA/VIII/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pengurus Dewan Pastoral Paroki Santo Fransiskus Assisi, Padang Bulan, Medan.
Dalam keputusan tersebut, kepengurusan Dewan Pastoral Paroki periode 2021–2026 diberhentikan dengan hormat, disertai ucapan terima kasih dan penghargaan atas pelayanan serta dedikasi selama menjalankan tugas pastoral. Selanjutnya, Dewan Pastoral Paroki periode 2026–2031 resmi diangkat dan mulai berlaku sejak pelantikan pada 23 Agustus 2026 hingga 22 Agustus 2031.
dr.John Peter Roy Kaban, Dipercaya Sebagai Ketua Pelaksana I DPPH periode yang baru.
Dalam susunan Dewan Pastoral Paroki yang baru, dr.John Peter Roy Kaban, dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Pelaksana I DPP. Sementara itu, Ketua Umum DPP secara ex officio dijabat oleh RP.Lucio Adrianus Engkar, OFMConv., selaku Pastor Paroki St.Fransiskus Assisi Padang Bulan, Medan.
Posisi Wakil Ketua Umum masing-masing dipercayakan kepada RP. Yulius Antonius Yulianto OFMConv dan RP.Yakub Janami Barus OFMConv., sedangkan Ketua II dijabat Parmonangan Siregar.
Kepengurusan baru tersebut tidak hanya diisi jajaran DPP Harian. Sebanyak 22 seksi dan kelompok pelayanan turut ditetapkan, mulai dari Seksi Liturgi, Kerasulan Kitab Suci, Katekese, Komunikasi Sosial, Kepemudaan, Pengembangan Sosial Ekonomi, Hubungan Antaragama dan Kemasyarakatan, Pendidikan, Evangelisasi, Kerasulan Keluarga hingga kelompok doa dan pelayanan lansia.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa pelayanan pastoral di Paroki Santo Fransiskus Assisi tidak hanya bertumpu pada satu atau dua bidang, tetapi mencakup berbagai kelompok dan kebutuhan umat.
Amanah Pelayanan, Bukan Sekadar Jabatan.
Sebagai salah satu pengurus yang mendapat kepercayaan dalam kepengurusan baru, dr.JP Roy Kaban, diharapkan mampu membawa semangat pelayanan, kebersamaan dan sinodalitas dalam menjalankan tugas bersama seluruh pengurus serta umat.
Dalam sambutan nya dr.JP Roy Kaban mengatakan, “Kepercayaan ini bukan semata-mata sebuah jabatan, tetapi merupakan amanah pelayanan. Kami ingin menjalankan tugas ini bersama-sama, membangun kebersamaan dan membuka ruang bagi seluruh umat untuk terlibat dalam kehidupan dan pelayanan Gereja”, ucapnya.
Menurutnya, tantangan pelayanan ke depan membutuhkan kerja sama seluruh unsur umat, sehingga kepengurusan baru diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita dapat berjalan bersama. Setiap seksi memiliki peran masing-masing, tetapi semuanya bermuara pada satu tujuan, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi umat dan membangun kehidupan menggereja yang semakin baik”.
Pesan Uskup Agung Medan
Sementara itu, Mgr.Kornelius Sipayung.OFMCap, Uskup Keuskupan Agung Medan, melalui keputusan pengangkatan tersebut menegaskan pentingnya sinodalitas dalam pelayanan reksa pastoral bagi seluruh umat.
Dalam SK tersebut disebutkan bahwa pembentukan kepengurusan baru dilakukan untuk menjamin sinodalitas dalam pelayanan pastoral bagi seluruh umat.
Pesan Uskup Agung Mgr.Kornelius Sipayung, OFMCap juga mengatakan, “Pelayanan pastoral adalah tugas bersama. Karena itu, Dewan Pastoral Paroki hendaknya menjadi ruang untuk berjalan bersama, mendengarkan satu sama lain dan menghadirkan pelayanan yang sungguh-sungguh menjawab kebutuhan umat”, pesannya.
Ia juga mengharapkan kepengurusan yang baru dapat menjalankan kepercayaan tersebut dengan semangat pengabdian, persaudaraan dan tanggungjawab.
“Semoga para pengurus yang dipercayakan dalam pelayanan periode 2026–2031 senantiasa bekerja dalam semangat kebersamaan dan memberikan diri demi pertumbuhan iman serta kehidupan umat di Paroki Santo Fransiskus Assisi”, harapnya.
Pastor Paroki: Menyatukan Seluruh Unsur Pelayanan
Di bawah kepemimpinan RP.Lucio Adrianus Engkar.OFMConv, selaku Pastor Paroki sekaligus Ketua Umum Dewan Pastoral Paroki secara ex officio, kepengurusan periode baru diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar bidang pelayanan.
Keberadaan berbagai seksi, mulai dari kepemudaan, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, keluarga, kaum bapak, ibu, lansia, hingga kelompok doa, menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan umat yang semakin aktif dan solid.
Pergantian kepengurusan ini pun bukan sekadar pergantian nama dan struktur organisasi. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi awal baru bagi seluruh unsur umat untuk melanjutkan karya pelayanan dengan semangat yang sama: melayani, berjalan bersama dan membangun Gereja di tengah masyarakat.
Dengan dilantiknya Dewan Pastoral Paroki dan seluruh seksi untuk masa bakti 2026–2031, Paroki Santo Fransiskus Assisi Padang Bulan kini memasuki babak pelayanan baru dengan harapan semakin mampu menghadirkan Gereja yang dekat dengan umat dan aktif mengambil bagian dalam kehidupan masyarakat.
SK tersebut ditetapkan di Medan pada 13 Agustus 2026 dan ditandatangani oleh †Mgr.Kornelius Sipayung.OFMCap, Uskup Keuskupan Agung Medan.
Rudi










