MEDIAINVESTIGASICare.id – Independen Dan Farmasi Kesehatan Nasional// Hukum.
Jakarta_Massa aksi dari Persatuann Pemuda Mahasiswa Sumatera Utara (PPMSU) resmi menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (7/9). Aksi tersebut berfokus pada tuntutan pengusutan tuntas kejanggalan kematian almarhumah Winda Lorenza, mantan istri oknum Anggota Polsek Medan Sunggal, yang diduga kuat menjadi korban pembunuhan berencana serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Kehadiran puluhan massa aksi PPMSU disambut langsung oleh perwakilan pejabat Mabes Polri untuk menerima aspirasi dan tuntutan yang dibawa dari Sumatera Utara.
Dalam pertemuan dan audiensi di lokasi aksi, pihak Mabes Polri menyatakan telah menerima berkas laporan serta poin-poin tuntutan yang diajukan oleh PPMSU.
Pihak Mabes Polri berjanji akan menindaklanjuti informasi dan temuan tersebut, termasuk meneruskannya kepada Pimpinan dan divisi terkait seperti Bareskrim serta Divpropam Polri untuk diteliti lebih lanjut.
Koordinator Aksi PPMSU menyampaikan bahwa penyambutan ini merupakan langkah awal yang positif, namun penegakan hukum yang konkret tetap menjadi tolok ukur utama.
PPMSU menegaskan beberapa poin penting pascalaporan diterima:
– Peralihan Penanganan Kasus: Mendesak Bareskrim Mabes Polri segera mengambil alih secara resmi seluruh proses penyidikan dari tingkat daerah guna menjamin independensi dan menghindari intervensi oknum.
– Proses Hukum Terduga Pelaku: Menuntut penahanan, Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH), serta pemenjaraan terhadap mantan suami korban yang terduga kuat sebagai pelaku utama.
– Transparansi Penyelidikan: Menuntaskan penyelidikan atas dugaan indikasi TPPO yang melibatkan oknum pejabat Kepolisian.
“Kami mengapresiasi iktikad baik perwakilan Mabes Polri yang telah menemui dan menerima tuntutan kami hari ini. Namun, kami tegaskan bahwa aksi ini bukan akhir. PPMSU akan terus mengawal janji dan proses di Mabes Polri, Komnas HAM, serta PPATK sampai terduga pelaku benar-benar diproses hukum dan keadilan bagi almarhumah Winda Lorenza terwujud secara terang benderang”, ujar Koordinator Aksi PPMSU Oza Hasibuan di depan Mabes Polri.
Setelah menyerahkan berkas tuntutan di Mabes Polri, massa PPMSU melanjutkan rangkaian aksinya menuju kantor Komnas HAM RI guna memastikan pengawasan independen dan pelacakan transaksi keuangan terkait kasus ini tetap berjalan.
Rg






