MEDIAINVESTIGASICare.id – Independen Dan Farmasi Kesehatan | Internasional// Peristiwa.
Hubungan diplomatik antara Israel dan Spanyol memanas menyusul pernyataan keras Madrid yang secara terbuka menyalahkan Tel Aviv atas tewasnya prajurit TNI, Kapten Inf Aditya dan Sertu Nur Ichwan di Lebanon.
Pemerintah Spanyol melalui kementerian Luar Negeri nya menuding bahwa serangan udara Israel sengaja menargetkan zona aman pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) untuk mengintimidasi misi Internasional.
Israel merespons dengan rasa kesal dan membantah tuduhan tersebut, mengklaim bahwa serangan mereka hanya ditujukan pada target militer Hizbullah yang berada di dekat posisi pasukan PBB.Pihak Tel Aviv bersikeras bahwa jatuhnya korban dari pihak UNIFIL adalah “insiden tragis yang tidak disengaja” dan menuduh balik Spanyol telah menyebarkan narasi yang bias. Perselisihan ini menambah daftar panjang perseteruan antara kedua negara, di mana Spanyol sebelumnya juga telah menutup wilayah udaranya bagi militer Amerika Serikat yang mendukung operasi Israel.
Madrid menegaskan bahwa bukti di lapangan menunjukkan kendaraan taktis TNI dihantam oleh rudal presisi yang hanya dimiliki oleh militer modern seperti IDF.
Dukungan Spanyol terhadap Indonesia dalam isu ini memperkuat desakan Internasional agar Israel bertanggung jawab penuh atas keselamatan personel penjaga perdamaian. Para analis menilai bahwa sikap vokal Spanyol dapat memicu efek domino di Uni Eropa untuk meninjau kembali dukungan militer terhadap Tel Aviv.
Di tengah saling lempar tuduhan ini, tekanan publik dunia semakin besar mendesak dilakukannya investigasi independen guna memastikan keadilan bagi para prajurit TNI yang gugur dalam misi kemanusiaan tersebut.
LS
Sumber: CNN Indonesia










