MEDIAINVESTIGASICare.id – Independen Dan Farmasi Kesehatan | Medan// Gaming.
Para aktivis Sumatera Utara sudah mulai melakukan gerakan awal mengikuti tren amukan massa seperti di Panipahan Rohil untuk memberantas Narkoba di Jermal Kota Medan yang pura-pura diberantas penegak hukum, padahal baraknya masih ramai dikunjungi ahli hisap Sabu dan sang bandar bebas berkeliaran.
Para aktivis yang bergabung dalam Perkumpulan Aktivis Sumatera Utara, Rabu (15/4/2026) pagi menjemput Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo secara langsung di Mabes Polri dengan membawa spanduk bertulis ‘Tangkap Bandar Narkoba Terbesar Jermal, Selamatkan Generasi Muda Jermal’.
Mereka tidak hanya orasi di luar, namun masuk ke dalam gedung Mabes Polri menyerahkan sejumlah bukti adanya dugaan permainan oknum penegak hukum dalam menumpas Narkoba Jermal.
“Kami sudah orasi, terus kami diizinkan masuk ke dalam menyerahkan bukti, kami diskusi dan menyatakan keinginan kami untuk menjemput Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo turun ke Jermal. Alhamdulillah ada sambutan”, ungkap Ucay, salah seorang aktivis.
Meski begitu, jika nanti Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tidak juga turun ke Jermal, rencana gerakan massa yang lebih besar tetap akan dilaksanakan untuk meruntuhkan barak-barak Narkoba di Jermal, khususnya Manunggal IV, lalu Pintu II Selambo serta kediaman bandar Narkoba Jermal.
Soal adanya ancaman pasal kerusuhan, tentu mereka sudah mempertimbangkan hal tersebut. Mengingat lambannya aparat penegak hukum menangkap bandar besar Narkoba Jermal dan persiapan mereka untuk menerapkan pasal secara tidak bijak maka sudah dipastikan oknum-oknum itulah diantara beberapa pihak yang melindungi bandar Narkoba Jermal selama ini.
“Sudah kita persiapkan hal terburuk, tapi ini demi memberantas Narkoba Jermal, Kami siap untuk perang jika penegak hukum tidak mampu, jangan halangi. Kalau menghalangi berarti ikut melindungi Narkoba”, tutupnya.
Untuk jadwal persis gerakan amukan massa ke bandar Narkoba Jermal ini, ia mengatakan masih belum bisa menyampaikannya secara terbuka agar mengantisipasi gerakan jaringan bandar Narkoba yang sudah menyusup di berbagai kalangan.
Rmd











