MEDIAINVESTIGASICare.id – Independen Dan Farmasi Kesehatan | Medan// Opini.
Ironis, Di saat Koperasi Kelurahan Merah Putih yang digadang-gadang sebagai program unggulan untuk ekonomi rakyat di tingkat Kelurahan justru tidak jelas wujudnya, tidak ada usahanya dan tidak ada manfaatnya bagi warga, Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas_justru viral menghadiri acara yang dinilai tidak penting di Lapangan Merdeka Medan.
Dalam video yang beredar, Rico Waas terlihat hadir di tengah kerumunan warga pada malam hari, berbaur dan berbincang di sekitar lokasi acara. Namun kehadiran tersebut justru menuai sorotan, karena dinilai hanya sebagai ajang pencitraan, tanpa manfaat langsung bagi masyarakat.
Sementara di sisi lain, masyarakat justru terdampak. Jalan di sekitar Lapangan Merdeka macet parah, kendaraan menumpuk dan aktivitas warga terganggu.
“Koperasi Kelurahan Merah Putih dibiarkan mati suri, Rico Waas malah pencitraan di Lapangan Merdeka. Ini namanya salah prioritas!”, ujar Rahmadsyah, Aktivis Aliansi Wartawan Sumatera Utara.
Menurut Rahmadsyah, seharusnya Walikota Medan fokus menghidupkan Koperasi Kelurahan Merah Putih, bukan sibuk hadir di acara yang tidak penting.
“Mana wujud Koperasi Kelurahan Merah Putih?, Mana tokonya?, Mana usahanya?, Mana anggota yang merasakan manfaatnya?, Itu yang harus diurus Pak Wali. Bukan malah pencitraan di Lapangan Merdeka sampai bikin macet”, tegasnya.
Rahmadsyah menegaskan, pelatihan Renstra dan Business Plan yang digelar Diskop UKM Perindag Kota Medan pada 27 – 29 Oktober 2026 di Putra Mulia Hotel itu percuma, jika koperasi di lapangan tetap mati suri.
“Pelatihan terus jalan, anggaran terus keluar, tapi koperasi di kelurahan mana? Jangan cuma pelatihan yang menghamburkan uang rakyat. Hidupkan koperasinya!”, ujarnya.
Ia mendesak Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk segera:
1. Stop pencitraan di acara yang tidak penting!,
2. Turun ke kelurahan, cek satu per satu Koperasi Kelurahan Merah Putih yang mati suri!,
3. Buka ke publik berapa koperasi yang aktif, berapa yang mati suri, dan berapa anggaran yang sudah dihabiskan!,
4. Evaluasi Kadis Diskop UKM Perindag Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar.AP.M.Si.!,
“Rakyat Medan butuh Walikota yang kerja menghidupkan koperasi, bukan Walikota yang sibuk pencitraan di Lapangan Merdeka. Kalau koperasi mati suri dibiarkan, sama saja membiarkan ekonomi rakyat mati”, tutupnya.
_#KoperasiMatiSuri #RicoWaasPencitraan #LapanganMerdekaMedan #ManaWujudKoperasi #HidupkanKoperasi_
_Kontak Narasumber:_
Rahmadsyah – Aliansi Wartawan Sumatera Utara
Rmd







